Advertisement
Berita
Home » Berita » Jelang Ramadan, Pedagang Daging Diminta Jaga Kebersihan

Jelang Ramadan, Pedagang Daging Diminta Jaga Kebersihan

PAPERA – Menjelang bulan suci Ramadan 2026 dan Imlek, Pemerintah Kota Jakarta Timur mengimbau pedagang daging menjaga kebersihan dan sanitasi di lapak mereka.

“Menjelang Imlek dan Ramadhan, kami tidak hanya mengawasi kondisi daging, tetapi juga melakukan pembinaan kepada pedagang terkait sanitasi dan higiene,” kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita, di Pasar Kramat Jati, pada Kamis 12 Februari 2026.

Fokus pengawasan bukan hanya kualitas fisik daging, tetapi juga kebersihan lapak agar produk aman dikonsumsi.

“Pembinaan ini penting untuk menjaga kebersihan serta mencegah kontaminasi,” ujarnya.

Ellita menekankan sanitasi yang baik menjadi kunci utama. “Volume penjualan yang tinggi harus diikuti dengan disiplin kebersihan. Produk yang dijual dan penjualnya harus bersih, serta lingkungan berjualan harus terbebas dari sumber penyakit,” jelasnya.

DKPPP Temanggung Awasi Peredaran Daging di Pasar Tradisional

Sementara itu Sudin KPKP juga menyoroti kebersihan pribadi pedagang. Tangan, pakaian, dan kondisi tubuh harus dijaga. Pedagang tidak boleh memiliki luka terbuka saat melayani pembeli. Peralatan jualan, termasuk wadah penyimpanan daging, wajib dicuci dan disterilkan secara rutin.

“Pengelolaan sampah/limbah juga harus dilakukan secara rutin agar tidak menimbulkan bau dan menjadi sarang penyakit,” ucap Ellita.

Pemakaian lemari pendingin dianjurkan untuk daging yang tidak langsung terjual. Langkah ini menjaga kualitas dan kesegaran produk hingga sampai ke konsumen.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan daging yang aman dan higienis. Dengan sanitasi yang baik, kesehatan konsumen terlindungi dan pedagang juga diuntungkan,” kata Ellita.[]

IFEX 2026 Jadi Panggung Furnitur Indonesia ke Pasar Global

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *